Gerakan Islam Transnasional dan Pengaruhnya di Indonesia

Gerakan Islam Transnasional dan Pengaruhnya di Indonesia

Gerakan Islam Transnasional dan Pengaruhnya di Indonesia (di-release dan diedarkan oleh BIN) )( PENDAHULUAN Kristen Radikal Neoliberal Kapitalisme Demokrasi Sosdem NewLeft Sosialisme Kiri-Revolusioner Terorisme Gerakan Politik Islam Radikal Islam Transnasional

Jaringan Neoliberal UN Multi National Coorporation Negara US Uni Eropa Australia Jepang UNDP LoI MEFP IMF Masyarakat Transparansi Indonesia Produk Hukum PGR

Konsultan Asing/ Lokal World Bank ODA US-AID EU-MEE JICA TAF Ford HDC Foundation AUSAID Delegation of the European Commission To Indonesia INFID) PSHK dan Hukum Online Gerakan Nasional Antimafia Peradilan Bapenas, Departemen

Nathan Associates,Inc And Checchi and Company consulting, inc dan partner lain termasuk BEDE Colsultative Group On Indonesia (CGI) ICW, KRHN, LBH Jakarta, MAPI, dan TII Jaringan LSM seluruh Indonesia Partrneship for Government Reform (PGR) Elips Project IFES NDI IRI ICG ACILS Partnership for Economic Growt (PEG) IDEA-Indonesia Jaringan NGO Jerman Transparancy International (TI) berpusat di Berlin Jerman

OCAA ACFID AVI AHRC CSDI CHRF JANNI Agen TI Berbagai LSM Di Indonesia UI, UGM, UNPAD, UNDIP, UNAIR USU (Ningrum Sirait) Produk Hukum Elips Project Jaringan/ Jembatan ELips di Indonesia Produk Hukum ACILS-ILO GIAT Orang Asing (USA) yang Menjadi operator Undangundang Produk Hukum PEG

GTZ, SfDM, DAAD, Goethe Institute, AKONID, German Centre, KAS, HSS, KfW, FES, FNS UN UNDP ICW, KRHN, LBH Jakarta, MAPI, dan TII PSHK dan Hukum Online LoI MEFP IMF Bapenas, Departemen Konsultan Asing/

Lokal World Bank ODA US-AID EU-MEE JICA TAF Ford HDC Foundation AUSAID Delegation of the European Commission To Indonesia Nathan Associates,Inc And Checchi and Company consulting, inc dan partner lain termasuk BEDE Colsultative Group On Indonesia (CGI)

INFID) Elips Project IFES NDI IRI ICG ACILS Partnership for Economic Growt (PEG) IDEA-Indonesia Jaringan NGO Jerman Transparancy International (TI) berpusat di Berlin Jerman OCAA ACFID AVI AHRC CSDI

CHRF JANNI Agen TI UI, UGM, UNPAD, UNDIP, UNAIR USU (Ningrum Sirait) Produk Hukum Elips Project Jaringan/ Jembatan Elips di Indonesia Produk Hukum ACILS-ILO GAAT )( GTZ, SfDM, DAAD, Goethe Institute, AKONID, German Centre, KAS, HSS, KfW, FES, FNS PENDAHULUAN Wajah gerakan Islam Transnasional: Bersifat transnasinal.

Ideologi gerakan tidak lagi bertumpu pada konsep nation-state, melainkan konsep umat. Didominasi oleh corak pemikiran skripturalis, fundamentalisme atau radikal. Secara parsial mengadaptasi gagasan dan instrumen modern Gerakan Islam yang bersifat transnasional. Ikhwanul Muslimun Hizbut Tahrir Jihadi Salafi Dakwah dan Salafi Sururi Jamaah Tabligh (Gerakan Dakwah) Syiah

) ( IKHWANUL MUSLIMUN Persebarannya IM kurang lebih di 70 negara, mulai dari Eropa, Timur Tengah, Asia Tengah, Asia Tenggara hingga Amerika Serikat dan Kanada. Hingga kini pusat jaringan di IM Mesir. Sifat jaringan sangat fleksibel dan setengah tertutup. Nama gerakan berbeda-beda di setiap negara. Meskipun demikian, semua disatukan oleh pemikiran dan metodologi Ikhwan. Kekuatan utama gerakan ini adalah pembentukan kelompok-kelompok pengajian (halaqoh) Secara umum, gerakan Ikhwan sekarang ini terbelah dalam dua arus besar. Ikhwan Tarbiyah.

Ikhwan Jihad Jaringan Ikhwanul Muslimun Internasional IM Pasca Hasan al Banna Al Madrasatul Qutbiyah Al Madrasatul Hudaibiyah Parlementer Dengan Kekerasan Al Tafkir wa Hijrah atau Jamatul Muslimin (Sukri Mustofa) Jamaah Islamiyah (Omar Abdurrahman) IM jaringan Hasan Al Hudaibiyah (70 negara) IM Asia Tenggara HA RABITHAH MUJAHIDIN Jamaah Jihad P X Indonesia KMM Malaysia, MILF Philipina, PULO Tahiland, OSR Burma

PAS Malaysia BRN Thailand, ARNO Burma GMIP Thailand HAMAS IM Palestina, Qatar, Jordania, Lebanon, Kuwait, Syiria, Irak, Kurdistan, Afghan, pakistan Penyatuan Jammah Islamiyah Dengan Tanzim al Jihad Daulah Islamiyah Asia Tenggara Jihad AFGAN Aj Jabhah Al Islamiyah Al Alamiyah li Jihadil Yahudi Wash Shalibiyyin atau Qiyadah al Jihad (Osama bin laden, Ami Hamzah Bangladesh, AYman Al Zawahiri) IM Amerika dan Eropa (Imam Elkadi Jamaah Islamiyah Faksi Abu Yasir Abu Thalal Hijrah ke Amerika Serikat

Jamaah Jihad Faksi Sayyid Imam-Aiman Al Qaeda Kelompok Perlawanan KurdiJaringan Ikhwanul Muslimin IM Asia Tengah dan Selatan 35 JARINGAN IKHWANUL MUSLIMUN Rusia Irak Turkmentan Turki Iran Kazakhtan Uzbekistan Al Quds Yerussalem Kirgiztan Belanda Inggris Canada USA

Jepang Perancis Jerman Thailand Spanyol Filipina Malaysia Libya Aljazair Indonesia India Mesir Pakistan Sudan Arab Saudi Australia IKHWANUL MUSLIMUN TARBIYAH

Ikhwan versi tarbiyah merupakan ikhwan versi resmi. Secara internasional dikendalikan oleh Mursyid Am ketujuh yaitu Muhammad Mahdi Akif. Ikhwan versi Tarbiyah tidak terlalu radikal. Tujuan utamanya tetap, yaitu membentuk daulah Islamiyah. Namun, cara yang ditempuh bersifat non-kekerasan. Mereka dapat memanfaatkan istrumen demokrasi untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Kemenangan partai Ikhwan di Aljazair, FIS, menjadi momentum penting bahwa jalur tarbiyah, moderat dan parlementarian, dapat menemukan efektivitasnya. Model tarbiyah kemudian diterima secara luas di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Model ini sekarang menjadi katup penyelamat penting, tatkala Ikhwan Jihadi sedang terpukul di beberapa negara. IKHWANUL MUSLIMUN VERSI TARBIYAH Perkembangan mutakhir memperlihatkan, gerakan Ikhwan Tarbiyah telah memperoleh kursi di parlemen secara cukup meyakinkan; diantaranya adalah : Mesir, 88 kursi (20 persen) Aljazair, 38 kursi (7 persen) Bahrain, 4 kursi dari 12 kursi (33 persen) Jordania, 20 kursi dari 84 kursi (23 persen). Kurdistan, 13 persen dari 275 (5 persen) Kuwait, 4 kursi dari 50 ( 8 persen) Maroko, 42 kursi dari 325 ( 13 persen) Palestina, 74 kursi dari 132 (56 persen) Tunisia, (14 persen) Yaman, 46 kursi dari 301 (22,6 persen) Turki, (34 persen) Bangladesh, 18 dari 300 kursi (6 persen) Indonesia, 45 kursi dari 550 kursi (8 persen) Pertemuan Pemimpin Puncak Jamaah Ikhwanul Muslimun (Faksi Al Madrasatul Hudaybiyah/Parlementer) Pertemuan I

16 Juli 2006 di Kairo Mesir Mursyid Am Mohammad Mehdi Akef Pertemuan 2 Oktiber 2006 di Palestina Membentuk IFIP Ketua Umum IFIP Abdul Majid Al Manaserah, (Mantan Menteri Perindustrian Aljazair dan kader FIS-Aljazair (Partai terlarang). (The International Forum for Islamic Parliaments) Pertemuan IFIP 19-21 Januari 2007 di Jakarta Jakarta sebagai Sekretariat Pusat IKHWANUL MUSLIMUN VERSI TARBIYAH Jalur Tarbiyah memasuki Indonesia pada dekade 1980-an. Tokoh penting yang mengusung jalur ini adalah Rahmat Abdullah dan Hilmi Aminudin Hasan. Ada tiga jalur penting pengembangan Ikhwan Tarbiyah di Indonesia. Kelompok Usroh di kampus. alumni Timur Tengah

Alumni LPPIA, Pertemuan tiga jalur inilah yang selanjutnya melahirkan PKS sekarang ini. PEMBENTUKAN IKHWANUL MUSLIMUN DI INDONESIA Masjid Universitas KAMMI Partai X 1998 1981-1984 HA di penjara HA (Anak dari Danu Hasan) berangkat KeArab Saudi (74) HA pulang dari Arab Saudi (79/80), dan diangkat menjadi Amirul Mujahidin Asia Tenggara, dan sebagai sang Muassis Fiqrah Kharaqah (1980) Berguru kepada Sayyid Hawwa Muhammad Qutub

(garis Radikal) Rahmat Abdullah jauh sebelumnya telah mengenal Tarbiyah IM melalui Bakir Said Syekh Abdul Halim Mahmud HA mengajukan permohonan pembentukan Ikhwanul Muslimuin Indonesia (1989). IM Pusat kemudian mengirim Ibnu Gharisah untuk melakukan supervisi materi dan manhaj dakwah. Ada satu syarat: membantu perjuangan jihad IM di Afgan, Moro, Pattanio dan Bosnia. Abduh, Kuningan Timur (1978) Manaul Qathar Tokoh2 IM Internasional yang berhubungan dengan kader Indonesia: Mendirikan kelompok Tarbiyah di SMA dan PT. IM dideklarasikan di Indonesia (1994) dipimpin Rahmat Abdullah, alm. Sekarang dipimpin langsung oleh HA Hidayat Nurwahid, Muslih Abdul Kariem, Salim Assegaf Al Jufrie, IM Indonesia kemudian mengirim kadernya ke

Afgan, diantaranya: Muzammil Yusuf, Mafudz Sidik, Fathuddin Djafar, yang bergabung dengan Mujahidin pimpinan Burhanuddin Rabbani dan Abdullah Azzam (menurut informasi, ada 3.000 kader yang dikirim. KADERISASI DDII DAN MUNCULNYA LDK - KAMMI Korp Mubaligh Indonesia DDII Dai-dai Radikal Peristiwa Tanjung Priok dan Kasus Woyla (eks Masyumi) 1967 Pesantren yang disponsori Rabithah Alam Islamy Pesantren Al Huda(Tasikmalaya), Darul falah (Bogor), dan Pesantren Ulil Albab (Bogor) Latihan Kader di PHI Kwitang, para trainernya adalah natsir, M. Rasjidi, osman Raliby dll (Kegiatan ini mendapat dukungan resmi dari Menag Alamsya RPN) ITB (Imdaduddin, Ahmad Sadaly, AM Lutfi) UNDIP (Endang Saefuddin, Anshari) UI (Daud Ali, Djurnalis Ali, Achtianto) IKIP Bandung (Jusuf Amir, Feisal)

IPB (AM Saefuddin, Soleh Widodo) UNAIR (Daidiri M, Fuad Amsyari) USU (Igadin Hakim, Fanani Lubis) UGM (Amien Rais, Sahirul Alam) Salman ITB Lahir Didin Hafiduddin (tokoh gerakan Tarbiyah /Ikhwanul Muslimun) PARTAI X 25-29 Maret 1998, menjadi Komite Aksi Muslim Indo nesia -KAMMI ARH Al Ghifari Lembaga Mujahid Dakwah (LMD) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Sholahuddin Gerakan Usroh EKSISTENSI KEGIATAN DDII DAN MUNCULNYA ABU RIDLO DDII (eks Masyumi) 1967 - Mendirikan Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam Indonesia (LKMII) Abu Ridho, (aktivis PPI dan HMI) Akademi Perawat Islam Yayasan Rumah

Sakit Islam (YARSI) DDI terlibat dalam forum Islam Internasional, seperti Rabithah Al Alam Al Islami dan Natsir berhasil mendapat ekses ke lembaga donor dari Tim Teng untuk membiayai aktifitas dakwah dan pengiriman siswa Indonesia ke Tim-Teng (1970-1980) -DDII dan event-event Penting- Jilbab, SDSB, Afgan, Bosnia, Moro, Ambon, Poso dll Eggy Sudjana membentuk HMI MPO (1983/84), Sumargono membentuk KISDI dan Solidaritas Bosnia Harzekovina KOMPAK Aris Munandar Sekembalinya ke Indonesia, Abu Ridho mempromosikan ideologi IM di DDII, terbentuk generasi awal IM-DDII, seperti Mashadi, Muklis Abdi, dll 1.Lembaga Pendidikan Nurul Fiqri (Musolli) 2.Lembaga Sosial (Charity) 3.Pos Keadilan Peduli Umat 4.Mercy ( Anak-anak Kedokteran UI) 5.LPPD Khairul Ummah (Drs. H. Ahmad Yani) 6.Insitute for Islam Studies and Development (Rikza Maulana LC, MAg) 7.Dakwah Hidayatul Islam (Ust. Imam Santoso, LC) 8.Mahad Al Hikmah , Bangka 9.Mahad Al Qudwah , Depok Amang Safruddin

JIHADI: (IKHWANI DAN SALAFY) Mewabahnya gerakan Jihadi dipicu oleh perang Afganistan. Bahan baku utama gerakan ini terutama berasal dari gerakan Ikhwan sayap radikal dan Salafy sayap radikal. Pemikir besarnya adalah Abdullah Azzam, Aiman Zawahiri, dan Sheikh Abu Muhammad Al Maqdisy. Sedang operator utamanya adalah Usamah bin Laden (berbeda dalam nama dan bahasa, namun bersatu dalam bentuk dan tujuan - muhtalilifah al Asma wa al lughat Muttahidah al Asykal wa al aghrad). Pertemuan antara pengikut ikhwan sayap radikal dan salafy radikal inilah yang menjadi tiang utama gerakan jihadi. Pengikut gerakan ini sebagian besar adalah alumni Afgan, Moro dan Chechnya. Kelompok radikal Jaringan Salafi Jihadi/Ikhwan Radikal Tokoh-Tokoh Gulbuddin Hekmatyar Khalid Sheikh Mohammed Sultan Bashiruddin Mahmood Riduan Isamuddin Hambali Samir alHusseini Sidi Tayyeb Saudi Hassan al-Tourabi

Khalid al Fawwaz Sheikh Omar Bakri Mohammed Anwar al-Sayed Shaabane Mesir Sheikh Omar Abdel Rahman Abdurajak Janjalani International Islamic Relief Organization (IIRO) Abdessalem Boulanwar Fadel Chaih al-Dalii Yaman Suleiman abu Ghaith Kuwait Abdul Rasul Sayyaf Umar al-Faruq dll Osama bin Laden Al Qaeda Ittihad-i-Islam Abu Sayyaf Group Moro Islamic Liberation Front (MILF) Lashkar-e-Toiba Islamic Coordination Council Mercy International Relief National Movement for the Restoration of Pakistani Sovereignty Jaish-e-Mohammed Harkat-ul-Mujahideen Harakut-ul-Ansa Sipah-e-Sahaba Salifiya Movement of Preaching and Combat Armed Islamic Group Markaz ad Dawa wal Irshad

dll Jemaah Islamiah JIHADI: IKHWANI DAN SALAFY Bahan baku gerakan jihadi di Indonesia terutama berasal dari aktivis Darul Islam (DI) Faksi Abdullah Sungkar. Dalam konteks rekrutmen dan pematangan Sunkar dan Baasyir merupakan tokoh kunci. Basis pendukung gerakan Jihadi umumnya masih didominasi pengikut DI, khususnya jaringan pesantren Ngruki serta alumni Afgan dan Moro. jamaah jihad, Abdullah Salafi Jihadi di Indonesia Pertemuan di Malaysia RM ke-2 Abdullah Sungkar DI Sabillah 2000

Abu Bakar Baasyir Salafi Radikal MMI (2000) NII/DI Alumni Afghan 1948 DI Fillah Jamaah Islamiyah (JI)- (1991) Al Qaeda and Radical Islamic Network Tujuan : Khilafah Islamiyah Metode: Kekerasan/Teror Aksi di Poso, Ambon Untuk Mendapatkan simpati . Dari umat Islam, dan propaganda untuk melawan Barat. HIZBUT TAHRIR

Perbedaannya dengan ikhwan adalah penolakannya terhadap konsep demokrasi dan tekanannya terhadap paham kekhalifahan. Metode perjuangan: tiga tahap (kaderisasi, sosialisasi, dan merebut kekuasaan). Agenda utamanya adalah mewujudkan proyek kekhalifahan dunia Pusat jaringan kemungkinan berada di The West Bank dan kini dikendalikan oleh Abu Rashta. Wilayah pengembangan utama HT adalah negara-negara Asia Tengah, seperti Uzbekistan, Tajikistan dan Kazahtan. HT juga kuat di Asia Selatan, terutama Bangladesh dan Pakistan. - Bank Al Shamal Islamic, Sudan - At Taqwa Management AG, Swiss - Bank of Credit end Commerce International (BCC) Hizbut Tahrir Internasional Taqyudin Nabhani Barclay Bank di London Sheikh Abdul Qadim Zallum, seorang profesor al Azhar University dan salah seorang pendiri Palestinian Islamic Jihad. Pusat HT di Yordania Khalid Al Fawwas Omar Bakri Khaled Hassan,

Abu Musab al Zarqawi pendiri organisasi Fatah (salah satu faksi yang tergabung dalam Palestina Liberation Organisation) didampingi oleh tokoh spiritual HT Klalid Sheikh Muhammad Syeikh Asaad Tamimi. At Tauhid (Jerman) Al Anshar al Islam (Irak) Qiyadah Al Qaeda Jamal Hawood Akram Yudasev Eropa Timur Bosnia, Serbia, Polandia HT Asia Tenggara Indonesia, Malaysia, Philipina, dan Australia Al Muhajirun (London) HT Asia Tengah Uzbekistan, Chechnya, Kyrgysztan, Tajikistan. Kazakhstan,Turkmenistan dan Barat Laut China.

Pusat gerakan ini di Provinisi Badakhstan, Afganistan, dipimpin oleh Yuldashev Amerika USA dan Kanada Asia Selatan Pakistan, Bangladesh, India Afrika Utara Aljazair, Sudan, Maroko, Tunisia Eropa Barat Inggris, Perancis, Belanda dan Jerman Skandanivia Swedia, Rumania, Denmark, Norwegia 31 JARINGAN HIZBUT TAHRIR Asia Tengah: Rencana Kekhilafahan Rusia Irak Turkmentan Turki Iran Kazakhtan Uzbekistan Al Quds Yerussalem

Kirgiztan Belanda Inggris Canada USA Jepang Perancis Jerman Thailand Spanyol Filipina Malaysia Libya Aljazair Indonesia India Mesir Pakistan Sudan Arab Saudi Australia HIZBUT TAHRIR

Gerakan Hizbut Tahrir di Indonesia berawal dari para aktivis masjid kampus Mesjid Al-Ghifari, IPB Bogor. Dibentuk kemudian halaqahhalaqah (pengajian-pengajian kecil) untuk mengeksplorasi gagasangagasan HT. Sebuah konferensi Internasional soal Khilafah Islamiyah digelar di Istora Senayan pada 2002. Konferensi juga menandai lahirnya organisasi Hizbut Tahrir di Indonesia. Organisasi ini langsung memproklamirkan diri sebagai partai politik yang berideologi Islam, namun menolak bergabung dengan sistem politik yang ada. Penolakan ini merupakan bentuk baku dari HT Internasional. Pimpinan HTI sekarang adlah Hafidz Abdurrahman. Dalam pengembangannya, sasaran dakwah HT adalah masjid-masjid jami di kabupaten. SALAFI DAKWAH Gerakan Salafi Dakwah merupakan bagian dari paham Wahabi. Gerakan ini untuk membendung pengaruh Ikhwanul Muslimin, Syiah, Hizbut Tahrir, Jamaah Tabliqh dan aliran lainnya. Gerakan ini berkembang secara internasional melalui jaringan gurumurid ulama-ulama Wahabi dan dukungan dana pemerintah Arab Saudi. Tokoh sentral gerakan ini adalah Bin Bazz, Nashiruddin Al-Bani, dan

Skheh Mugbil. Pendekatan : tekstual, kemurnian aqidah, dan apolitik SALAFI DAKWAH DAN SALAFI SURURI Gerakan salafi baru muncul di Indonesia pada awal dekade 1980-an. Alumni LIPIA angkatan pertama, kini menjadi tokoh terkemuka di kalangan salafi. Generasi pertama LIPIA tersebut sangat anti terhadap kelompok Ikhwanul Muslimin, Hizbut tahrir, Jamaah Tabligh dan Darul Islam. Di Indonesia sendiri, banyak sekali kalangan salafi termasuk sururiyah atau yang mempunyai pandangan yang berbeda dengan kalangan salafi puritan. SALAFI DAKWAH DAN SALAFI SURURI Oleh karena modus pengembangan berbasis pesantren, maka gerakan salafy di Indonesia umumnya bertabrakan langsung dengan konstituen NU. Hal ini sudah terjadi di NTB di mana sejumlah konflik terbuka sudah berlangsung. Meskipun secara teoritis dapat seiring dengan Persis, namun

dalam kenyataannya Salafy cenderung mengambil jarak dengan Persis. Salafy juga mengambil sikap konfrontatif dengan Ikhwan, Syiah maupun Jamaah Tablig. Tokoh dan Pesantren Salafy Sururi di Indonesia: n n n n n n n n n n n n n n n Yusuf Ustman Baisa, Lc (dulu di Ma'had Ali Al Irsyad Tengaran dan d'ai resmi al-Lajna al-Khairiyah aMusytarakah), Syarif Fuad Hazza' (da'i dari Mesir dan kaki tangan Jum'iyyah Islamiyah Kuwait. Ma'had al-Irsyad. Tengaran, Salatiga), Abu Nida' Khomsaha Sofwan, Lc (Mudir Yayasan At-Turats, Yogyakarta, bekerja sama dengan yayasan sempalan Islam-hizbi- Ihya'tul Turats Kuwait dan al-Haramain Foundation) Aunur Rafiq Ghufron, (Ma'had Al Furqan, Gresik ) Abu Haidar, dkk (As Sunnah, Bandung ) Kholid Syamhudi (Ma'had Imam Bukhari ) Ust Abu Husham Muhammad Nur Huda, Ust Abu Ali Noor Ahmad Setiawan, ST, MT, Aris Munandar, SS (LBI Al

Atsary Jogjakarta) Ahmas Faiz Asufuddin (Ma'had Imam Bukhari, Solo dan Pimpinan Umum Majalah as Sunnah ) Abu Qatadah, Yazid Zawwa, Abdul Hakim Abdat (Al Haramain-Al Sofwah-DDII eks Masyumi ). Abu Nida, dll (Islamic Center Bin Baz ) Abu Abbas, Abu Isa, Abu Mush'ab, Mujahid (Mahad Jamilurahman Bantul). Abu Nida Chomsaha Sofwan dkk, (Yayasan Majelis At Turats Al Islamy Jogjakarta) Umar Budiargo, Lc, Khudlori, Lc, Aris Munandar, SS, Ridwan Hamidi, Lc (PP Taruna Al Qur'an), (alumni Madinah, disebut tokoh freeline). Muhammad Yusuf Harun, MA, dai al Sofwa, (L-Data pusat)( aldakwah.org) Abu Umar Abdillah (pernah klik dgn tokoh Khawarij, Farid Ahmad Okbah dari PP Al Irsyad. Salafy Indonesia yang non politik 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed, Jafar Umar Talib dan Syaikh Abdullaah Al-Farsi. Al Maidani, pengasuh PP Al Anshor Jogjakarta, Al Ustadz Abdul Mu'thidan ustadz Qomar Su'aidi, Lc, Pompes Dhiyaus Sunnah Cirebon, Ustadz Muhammad Umar As sewed Ustadz Abdurahman Wonosari (Murid Syaikh Muqbil bin Haadi, Dammaj, Yaman Al Ustadz Abu Usamah bin Rawiyah An Nawawi Lajnah Dakwah As Salafiyyah Jl. Parakan Asih No. 15, Bandung Jabar Ma'had Ittiba'us Sunnah : Jl. Syuhada No. 02 Sampung - Sidorejo - Plaosan - Magetan - Jawa Timur Abu Yahya Riski (tidak bergabung dengan ustadz Salafy, menyendiri, belum umumkan taubatnya,

tinggal di Klaten) Abdullah Amin (tidak bergabung dengan ustadz Salafy, menyendiri, belum umumkan taubatnya, masih memakai fasilitas ma'had Ighotsah Dammam, Kediri) Ustadz Askari (Sudah bertaubat, aktif dakwah di Balik Papan, Kaltim) Ustadz Muhammad Sarbini (Sudah bertaubat, aktif dakwah di Muntilan, Magelang) Ibnu Yunus (sudah bertaubat, aktif berdawah di Makassar, informasi dari ustadz Azhari Asri sms tgl 22/9/2005) Abu Mas'ud (sudah bertaubat, salah seorang rekannya hadir di Daurah Masyayikh Yaman kemarin) GERAKAN SYIAH Jaringan Syiah internasional sekarang ini terbagi dalam dua wilayah. Pertama, wilayah utama yaitu daerah bekas wilayah imperium Persia. Dalam wilayah utama, pengembangan Syiah dilakukan dengan pendekatan politik dan kultural. Wilayah kedua adalah wilayah pinggiran dimana areanya meliputi negara-negara di luar wilayah imperium Persia. Dalam wilayah ini, pendekatan kultural lebih diutamakan. Dalam wilayah bekas Persia, terdapat lima maraji penting yaitu: Marja Irani. Tokoh utama Marja Irani adalah Ali Hosseini Khamenei Marja Iraq. Tokoh utamanya adalah Ali Hosseini Sistani Marja Bahrain. Tokoh utama : Issa Ahmed Qassim.

Marja Lebanon. Tokoh utama : Mohammad Hussein Fadlallah. Marja Afganistan, tokoh utama : Qorban Ali Kaboli. Lima Maraji inilah yang sekarang menjadi kiblat pengembangan Syiah Internasional. GERAKAN SYIAH Secara kultural, Syiah telah masuk ke Indonesia bersamaan dengan kedatangan Islam ke Nusantara melalui jalur perdagangan dan dakwah dalam bentuknya yang taqiyah. Setelah terjadi Revolusi Islam Iran (1979), pada awal gerakannya bersifat intelektual, namun sejak kehadiran alumnus Qum gerakan Syiah mulai mengembangkan Fiqh Syiah, sehingga muncullah lembaga-lembaga Syiah. Syiah di Indonesia ada dua corak: Syiah Politik, untuk membentuk Negara Islam (para pengikut ide-ide politik dan intelektual Syiah) Syiah non politik, untuk membentuk masyarakat Syiah (para pengikut fiqhiyah syiah) Syiah mengalami perselisihan, namun tidak mengarah kepada perpecahan, karena saling melengkapi: Kubu pertama adalah LKAB (Lembaga komunikasi Ahlul Bait) yang

merupakan wadah para alumni al Qum. Kubu ini dimotori oleh ICC Jakarta yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah Republik Islam Iran (RII). LKAB membawai Yayasan Al Munthazar, Fathimah Aqilah, Ar Radiyah, Mulla Sadra, An Naqi, Al Kubra, Al Washilah, MT Ar Riyahi dan gerakan dakwah Al Husainy. LKAB berkantor di Jl Bintaro KODAM Grand Bintaro Jaksel. Kubu kedua dipegang oleh IJABI. Dalam kubu ini metode taqiyah kurang disenangi. Sebaliknya, IJABI tampak lebih pluralis. Hal ini terlihat dari beberapa tokoh Sunni yang menjadi pengikut IJABI. Kiblat IJABI, bukanlah ke Iran, melainkan Marja Lebanon di bawah pimpinan Ayatollah Sayyed Mohammad Hussein Fadlallah. Tokoh utama di Indonesia adalah Dr Jalaluddin Rahmat. Perkembangan Syiah di Indonesia Pada tahap ini, Sebelum meletusnya Revolusi Iran, Syiah Yang berkembang di Indonesia bercorak fiqih. Pusatnya di YAPI Bangil, Jawa Timur pimpinan Ustad Husen Al Habsyi Qum Iran Akhmad Barakbah, Umar Shahab dan Husein Shahab, balik Ke Indonesia pada tahun 1970-an Muncul tokoh Intelektual SYiah Dari kalangan Kampus, yakni Jalaluddin Rahmat UI: Sayuti As Syatiri

ITB: Haidar Bakir Jayabaya: Zulfan Lindan UNPAD:.. Kampus-kampus ini Merupakan basis Pengembangan awal Di kalangan mahasiswa Revolusi Iran, 1979 Tahun 80-an, Pengiriman Mahasiswa ke Qum Pemerintah Iran Berencana Membangun Sekolah Syiah di Kopang Lombok Tengah Dakwah melalui Media (Penerbitan) IJABI Didirikan, 2000 Tokoh-tokoh Muda dari Kampus Islamic Culture

Center (ICC). Yayasan Al Huda, Jakarta (Hakimollah) Kader-kader Syiah di Partai Politik AAB ZL SS Yayasan2 Yang berdakwah Melalui program2 Keagamaan dan kemasyarkatan 38 Sayied Sami Khadra Sayied Sami Khadra didampingi Hasyim Al Habsyi Dan Ali Muthalib Assegaf Saat melihat lokasi pembangunan Sekolah Syiah di Kopang Lombok Tengah Lembaga-Lembaga Syiah di Indonesia: Yayasan Fatimah Jakarta Tazkia Sejati Jakarta Yayasan Al Mahdi Yayasan AL Muntazar Komp Taman Kota Yayasan Madina Ilmu Sawangan Shaff Muslimin Indonesia, Cawang

IPABI Bogor Yayasan Intan Islamic Center Jakarta Yayasan Asshodiq Pengajian Umum Abiha (HJ Andriyanti) Pengajian Al Bathul Yayasan Babul Ilmi Pengajian Haurah MPII Condet Yayasan Az Zahra Yayasan Al Kautsar Jawa Timur Yayasan Islam Al Baqir Jawa Timur Yayasan Al Jawad Bandung Yayasan Muthahhari Bandung Majlis Taklim Al Idrus Purwakarta Yayasan Al kadzim Cirebon Yayasan Al baroah Tasikmalaya Yayasan 10 Muharrom Bandung Majlis Taklim Annur Tangerang Yayasan As Shodiq Bandung Yayasan As Salam Majalengka Yayasan Al mukarromah Bandung MT Al Jawad Tasikmalaya Yayasan Al Mujtaba Purwakarta Yayasan Saifik Bandung Yayasan Al Ishlah Jakarta Yayasan Dar tagrib Jepara Al Hadi Pekalongan Yayasan AL Amin Semarang Yayasan AL Khoirat Demak Yayasan AL WahdahSolo Yayasan Raudah Fikr Yogyakarta Yayasan Al Mawaddah Kendal Yayasan Al Mujtaba Wonosobo Yayasan Safinatunnajah Wonosobo

Yayasan Al Mahdi Jember MT Al Alawi Probolinggo Yayasan AL Muhibbi Probolinggo Yayasan Attaqi kedai Hijau Pasuruan Yayasan Az Zahra Malang Yayasan Jafar Ash Shodiq Bondowoso Yayasan AL Yassin Surabaya Yayasan Al Itrah Jember Yayasan Al Hujjah Jember Ya[isma Malang Yayasan Al kautsar Malang YAPI Pasuruan Yayasan Al Hasyim Surabaya Yayasan Al Qaim Surabaya FAJAR AL Iffah Jember Yayasan Al Kisa Bali Yayasan Al Hasyimi Lombok Yayasan Al ishlah Makasar Yayasan paradigma Makasar Yayasan Fikratul Himmah Makasar Yayasan Sadra Yayasan Pinisi Yayasan LSIIJ Makasar Yayasan Lentera Makasar Yayasan Nursaqolin Sulsel Yayasan Hibtain Riau Yayasan Al Hakim lampung Yayasan Pintu Ilmu Palembang Yayasan AL Bayan palembang Yayasan Ulul Albab Aceh Yayasan Amali Medan Kumail palembang Yayasan AL Muntadzar Kalsel

Yayasan Ar Ridlo Kalsel Ust. Ali Ridlo Alatas Kaltim Madrasah Nurul Imam Selat Sagawin Irian Jaya 39 Para pengikut Syiah keturunan Arab melakukan gerakan dengan bertaqiyah (sikap menyembunyikan diri), tidak mau berterus terang mengakui sebagai pengikut syiah, secara dhahir mereka tampil sebagai orang syafii, seperti Habib Ali Baagil (otak pengeboman Gedung BEJ), Habib Husein Al Habsyi (Presiden Ikhwanul Muslimin Indonesia), Abdullah As Segaf (Ikatan persatuan Ahlul Bait Indonesia), Habib Saleh Al Idrus (majelis Dzikir Nurkhaerat Posotokoh perlawanan Poso) dll. Jaringan Syiah di Jawa Timur berpusat di Ponpes YAPI Bangil pimpinan Ustad Husen Al Habsyi, sedangkan jaringan Syiah di Jawa tengah ber[usat di Ponpes Al Hadi Pekalongan pimpinan Ahmad Baraqbah dan Toha Musawa. Di Yogyakarta bepusat di Yayasan Roushan Fikr yang dipimpin oleh Sofwan (kader Syiah radikal). Langkah utama Syiah Indonesia saat ini: Mengkonsolidasikan semua yayasan Syiah dan meminimalisir perbedaan Berupaya keberadaanya diterima oleh kalangan

muslim Indonesia dengan melakukan kegiatankegiatan sosial. Berupaya mendirikan Marja al Taqlid sebuah institusi agama yang sangat terpusat, diisi oleh ulama-ulama syiah terkemuka dan memiliki otoritas penuh untuk pembentukan pemerintah dan konstitusi Islam JAMAAH TABLIG (Gerakan Dakwah) Apolitik Gabungan antara wahabisme dan suffisme. Menjadi bahan baku bagi gerakan sunni radikal (Harakatul Mujahidin) Jamaah Tabligh di Indonesia mempunyai anggota yang cukup banyak. Anggota Jamaah Tabligh di Indonesia sangat bervariasi, mulai dari artis seperti Gito Rollies sampai dengan tentara, kalangan profesional dll. Sasaran utama pengembangan Jamaah Tablig umumnya kalangan perkotaan terutama yang tidak menyukai aktivitas politik dan ada minat terhadap sufisme. Sebanyak 20.000 anggota jamaah tabligh siap khuruj ke berbagai pelosok di Indonesia. Kelompok Kristen Radikal Children of God di Indonesia adalah aliran Gereja Injili, gereja yang mengaku hendak melakukan reformasi terhadap gereja-gereja Kristen yang sudah ada yang ajarannya Dianggap kurang sesuai dengan ajaran Jesus

Gereja Bethel Indonesia Church of God (Gereja Bethel Indonesia) Gereja Bethani Indonesia Gereja Tiberias Indonesia Persekutuan Gereka Protestan dengan Kelompok Separatis-radical berhaluan Kristen dan Semangat Project Cujus regio ejus religio (tiap raja memilih agamanya untuk di wilayahnya) Penutup n n n Gerakan Islam transnasional masih akan terus berkembang luas di masyarakat Indonesia. Akan menggerogoti basis-basis gerakan Islam lokal. Basis Muhammadiyah di perkotaan umpamanya, sekarang ini sedang digerogoti oleh jamaah Ikhwan dan HT. Jamaah tabligh mengerogoti beberapa konstituen penting NU di perkotaan. Sedangkan gerakan salafi, berusaha mengambil jamaah NU puritan dengan pendekatan pesantren. Adapun Jamaah Tabligh sedang mengincar komuniaskomuntas sufi. Untuk sementara ini, konflik besar antara gerakan Islam lokal dan gerakan Islam Transnasional memang belum terjadi. Namun, letupanletupan kecil sudah terjadi, seperti kasus di NTB.

Penutup 1. Sesama jaringan internasional di Indonesia ternyata terlibat ketegangan yang kuat. Jamaah Ikhwan umpamanya, tidak pernah bertemu dengan HT. Sedangkan Salafi sangat getol mengecam gerakan Ikhwan, HT, maupun Jamah Tablig. 1. Meskipun terjadi persaingan yang serius, semua gerakan transnasional tersebut ternyata bertemu dalam agenda terwujudnya pemerintahan Islam. Kecuali Salafi Dakwah dan Jamaah Tablig yang, untuk sementara, bersifat apolitik. 1. Apabila melihat kecenderungannya, maka jamaah Ikhwan, HT dan Syiah tampaknya paling berpotensi untuk terus membesar. Ketiga jaringan ini untuk masa yang akan datang menjadi saingan serius gerakan Islam lokal. 1. Gerakan Islam lokal (Sunni moderat) tampaknya paling ketinggalan dalam kompetisi global ini. Hal ini karena, gerakan Islam lokal semata-mata berbasis nation-state dan tidak mempunyai jaringan internasional yang kuat.

Recently Viewed Presentations

  • Kingdom: Protista - Biology

    Kingdom: Protista - Biology

    Kingdom: Protista A MIXED UP KINGDOM This kingdom is the most diverse group of organisms. They move like animals Photosynthesize like plants Produce spores like fungus What is a Protist? Protists live in almost any environment that contains water.
  • Systematics TaxonomyClassificationIdentification or DeterminationNomenclature- FloristicsExamples: Manual of the

    Systematics TaxonomyClassificationIdentification or DeterminationNomenclature- FloristicsExamples: Manual of the

    _____ -groups of classes -international rules specify that it must end in -phyta Bryophyta, Anthoceratophyta, Marchantiophyta (Hepatophyta), Lycopodiophyta, Psilotophyta, Equisetophyta, Polypodiophyta, Cycadophyta, Ginkgophyta, Pinophyta, Gnetophyta, and Magnoliophyta are the 12 divisions of plants _____ -groups of subclasses and orders ...
  • A neighbors guide to roaches and bedbugs A

    A neighbors guide to roaches and bedbugs A

    Scratching can cause a secondary infection in the skin. * Bedbugs can be found in mattresses and other hiding places we talked about earlier. To see them, you often need to pull back the edges to reveal where they crawl...
  • Sekilas Profil FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALA

    Sekilas Profil FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALA

    Juara 3 Asean University Games Tingkat Internasional "The 17th Asean University Games" di Palembang, untuk cabang olahraga tenis meja. Saudara Mauli Fajar Assidq (Juara II beregu putra), Jotok Adam Harmono (Juara II beregu Putra), dan Diajeng Lia Regita (Juara III...
  • Ownership Monitor Research Report on the ownership of

    Ownership Monitor Research Report on the ownership of

    Direct black retail ownership where identified. Indirect black ownership through institutional (mandated) funds. Retirement funds, long-term insurance policies and collective investment schemes. Measured on the basis of vested rights of identified black beneficiaries.
  • Webinar Title

    Webinar Title

    Kathy, can you tell us a little about that? ... If you have any other questions, please send them in to Ask Renata. Once you leave today's webinar, you will receive a survey on the presentation, and we would appreciate...
  • Lecture 10 Hashing

    Lecture 10 Hashing

    Cook-Levin Theorem, first NP-hard problems. Reductions. INDEPENDENT SET to CLIQUE. 3-SAT to INDEPENDENT SET. NP-hard problems. A problem A is NP-hard, if for all problem B in NP, B can be reduced to A in polynomial time.
  • Patterns of Interaction 2: Publish-Subscribe

    Patterns of Interaction 2: Publish-Subscribe

    Key Points for Lesson 11.6. Publish-Subscribe is a programming pattern for implementing push-style communication between objects over time. In pub-sub, a publisher keeps a list of subscribers.